Sabtu, 13 Oktober 2018

Ketika Wanita Bertanya Akan Keadilan


√Pada suatu hari Asma' bintu Yazid Al Anshoriyah mendatangi Nabi Shollallahu alaihi wa sallam dan Beliau saat itu bersama para sahabatnya.

»Asma' berkata :

Demi ayah dan ibu anda wahai Rasulullah❗️
Saya adalah utusan kaum wanita kepada anda❗️
Sesungguhnya Allah mengutus Anda kepada kaum laki-laki dan kaum wanita seluruhnya.
Dan kami beriman kepada Anda.
Akan tetapi kaum wanita dibatasi dan dikurangi,  hanya tinggal dirumah-rumah kalian, tempat menyalurkan syahwat kalian, mengandung anak-anak kalian.

→Sedangkan kalian kaum laki-laki diutamakan atas kami dengan sholat berjamaah, mengunjungi orang yang sakit,  menghadiri jenazah, berhaji kembali setelah melakukan haji dan yang lebih utama dari itu adalah jihad di jalan Allah.

●Dan ketika kaum laki-laki keluar untuk haji,umroh atau jihad maka kami yang menjaga harta-harta kalian, kami yang mencuci pakaian kalian dan kami pula yang mendidik anak-anak kalian.

»Apakah kami bisa menyertai kalian dalam pahala ini dan kebaikan❓

○Maka Beliau menolehkan wajahnya kepada para sahabatnya seraya berkata :

Apakah kalian pernah mendengarkan perkataan kaum wanita yang lebih baik dari pertanyaan-pertanyaan wanita ini terkait dengan urusan agamanya ❓

◎Para sahabat menjawab :

Wahai Rasulullah kami tidak menduga ada seorang wanita yang mendapatkan petunjuk seperti wanita ini❗️

○Maka Nabi pun menoleh kepada wanita tersebut dan berkata padanya :

Wahai wanita umumkanlah kepada para wanita yang ada dibelakangmu❗️
Bahwa bagusnya pelayanan istri terhadap suaminya dan upayanya untuk menggapai ridha suami serta mengikuti dan menyepakatinya setara dengan itu semua❗️

→Maka wanita tersebut beranjak seraya bertahlil.

HR An Nasaa'i Pasal Jihad/3104 dan Usdul Ghobah 1/1313 asal hadits ini dari Shohih Muslim

⏳Alih bahasa Abu Sufyan Al Musy Ghofarollahulahu
●Channel Telegram uimusy
------------------------
Arsip Fawaid Ilmiyah:
https://telegram.me/fawaidsolo
------------------------

Publikasi  :
◾ whatsApp Salafi Pangkep
⏩ Join Channel Telegram : http://telegram.me/salafypangkep

0 komentar: